Pernahkah kita berpikir tentang bagaimana hari-hari kita berlalu? Terhiasi dengan ketaatan atau terhinakan dengan kemaksiatan? Terlebih bagi kita yang dengan gagah pernah berkata kepada sekitar bahwa kitalah sosok pecinta ilmu, yang hari-harinya habis dengan ilmu. Namun jika ditanya, apakah malam-malam kita berlalu sebagaimana malamnya pelaku maksiat yang jahil? 

Sufyan bin Uyainah rahimahullahu pernah menegur dengan teguran yang menyayat hati pembacanya:

إذا كان نهاري نهار سفيه، وليلي ليل جاهل، فما أصنع بالعلم الذي كتبت

“Jika siangku terlewat dengan keadaan tak jauh beda dengan orang yang pander dan malamku tak ubahnya seperti orang yang bodoh. Maka aku kemanakan ilmu yang selama ini kutuliskan??”

(Akhlaqul Ulama 44)

Nasihat ini berat di hati para pendaku ilmu. Para salaf -semoga rahmat Allah tercurah kepada mereka- adalah orang yang seimbang antara ibadah, perangai, muamalah, dan keilmuan mereka. Sebagaimana dikatakan oleh Al Hasan al Bashry rahimahullahu:

“Dulu para salaf setelah mencari ilmu maka ilmu tadi terlihat di pandangan mereka, kekhusyuan mereka, shalat, perbuatan, dan zuhud mereka.”

(Diriwayatkan oleh Ad Darimy 385)

 

| Disusun & Dipublikasi oleh Tim Ilmiah Elfadis 

Tanggal :  26 Rajab 1441 H

________________

Silahkan bergabung dan mendapatkan tulisan, audio, video serta jadwal kajian Ust. Dr. Syafiq Riza Basalamah di :

 

Facebook           :

 Syafiq Riza Basalamah Official /  https://www.facebook.com/SyafiqRizaBa...

 

Instagram            :

 Syafiq Riza Basalamah Official 

 

Twitter    : 

 Syafiq Riza Basalamah Official @ustadzsyafiq

 

Telegram : 

  Syafiq Riza Basalamah Official / @SRB_Official

 

Website   : 

   http://syafiqrizabasalamah.com/