Notulensi kajian

16 Desember 2017

 

Pembukaan

Istri-istri nabi adalah orang-orang pilihan, karena ujiannya begitu berat dan butuh kesabaran yang tinggi.

Tidak jarang makanan tidak tersedia di rumah-rumah mereka.

 

Sumber ilmu yang utama adalah Al-Qur'an.

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.” (Al-Baqarah : 2)

 

Seorang yang kenal akan Allah subhanahu wa ta'ala akan mengerjakan perintahnya dengan penuh semangat, Karena dia tau akan begitu besarnya kebaikan Allah bagi hamba yang taat dan begitu dahsyatnya azab Allah bagi hamba yang ingkar.

 

Begitu banyak hadits yang berbunyi "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir.." Karena memang kedua hal itu yang menjadi motivasi kita untuk beramal.

 

Kita diberi kehidupan dan anggota badan ada aturan yang harus kita patuhi, dan untuk mengetahui aturan tersebut kita wajib menuntut ilmu.

 

SURAT AL-QIYAMAH

1. “Aku bersumpah demi hari kiamat.”

 

Tidaklah Allah bersumpah kecuali dengan suatu perkara yang besar.

 

2. “dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).”

 

Allah bersumpah dengan jiwa yang mencela dirinya dan menyesal.

Orang kafir akan menyesal.

Dan orang yang beriman juga akan menyesal dengan sedikitnya amalan.

 

3. “Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?”

 

Seandainya kematian itu menyelesaikan semua masalah, maka kita lebih baik bunuh diri. Tetapi kenyataannya setelah kematian masih ada hari pembalasan atas setiap perbuatan kita.

 

4. “Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.”

5. “Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.”

 

Iblis tidak akan berhenti untuk menggoda manusia hingga hari kiamat kelak.

 

6. “Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"”

7. “Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),”

8. “dan apabila bulan telah hilang cahayanya,”

9. “dan matahari dan bulan dikumpulkan,”

 

Bulan dan matahari akan dimasukkan neraka agar yang menyembah keduanya tau bahwa tempat kembali mereka adalah neraka.

 

10. “pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"

11. “sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!”

12. Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.

13. “Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.”

 

Akan diperlihatkan semua yang telah kita lakukan dan anggota badan kita akan menjadi saksi bagi catatan perbuatan kita.

 

14. “Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,”

 

15. “meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.”

 

16. “Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.”

 

17. “Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.”

18. “Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.”

19. “Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.”

20. “Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,”

21. “dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.”

 

Manusia kebanyakan mengutamakan dan berusaha dalam hidupnya untuk kehidupan dunia nan fana lalu melupakan akhirat yang kekal lagi nyata.

 

22. “Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.”

 

Sejatinya di akherat kelak wajah para penghuni surga berseri-seri selamanya (nampak di wajah mereka kebahagiaan)

 

23. “Kepada Tuhannyalah mereka melihat.”

 

Mereka memandang Allah, dan ini adalah sebaik2nya nikmat di surga

 

24. “Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,”

25. “mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.”

 

Dan wajah orang2 kafir sedih dan ketakutan, karena mereka mendapati adzab dan kesusahan di akherat sebelum masuk neraka, dan mereka juga tahu azab yang lebih pedih akan ditimpakan kepada mereka di neraka.

 

26. “Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,”

27. “dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",

28. “dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),”

29. “dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),”

30. “kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.”

31. “Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,”

32. “tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),”

33. “kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).”

34. “Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,”

35. “kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.”

 

Allah menjelaskan bahwa kita akan meninggalkan dunia ini, mengingatkan kita bagaimana ketika ruh kita cabut.

Bagi orang kafir, yang mendustakan Allah dan rasul-Nya, maka mereka ketika meninggal mereka merasakan kesedihan yang bercampur dengan kesedihan, mereka akan celaka, kemudian celaka, ada 4 adab atau bentuk celaka bagi mereka: ketika dicabut nyawanya, di alam kubur,  ketika di giring menuju neraka, dan ketika mereka di neraka.

 

36. “Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?”

 

Ingat semua amal kita pasti akan dipertanggung jawabkan.

 

37. “Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),”

38. “kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,”

39. “lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.”

40. "Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?"

 

Allah menjelaskan proses penciptaan manusia, dari setetes air mani, sampai kita tercipta sempurna. Ingat Allah itu Maha Kuasa dan Sempurna.

________

 

TANYA JAWAB

1. Apakah mengisi waktu luang ketika bekerja termasuk korupsi waktu?

JAWAB : tergantung kesepakatan dengan pihak perusahaan.

 

2. Apabila kita tidak bisa mewarisi orang kafir, apakah syiah dan ahmadiyah termasuk kafir?

JAWAB : Ahmadiyah sudah kafir, karena mengimani nabi setelah nabi Muhammad.

Jika syiah, maka jenisnya bermacam2.

 

Simak kajian lengkapnya di youtube

Part I : https://www.youtube.com/watch?v=KcyzdreffXw

Part II : https://www.youtube.com/watch?v=AIbNQM-C19c

 

(admin SRB)