Ada di antara para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallama yang dikira kaya raya, bukan karena ia memelihara banyak unta pilihan. Jangan pula menganggap bahwa beliau radhiyallahu ‘anhu adalah sosok dengan sekian hektar kebun kurma. Sama sekali bukan berkaitan dengan harta mereka. Akan tetapi mereka dianggap kaya karena tidak pernah nampak meminta-minta di hadapan manusia lainnya.

Saking mulianya sifat tidak merendahkan diri di hadapan manusia, Allah memuji manusia yang berperangai demikian dalam Al Qur’an :

لِلْفُقَرَاءِ الَّذِينَ أُحْصِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَطِيعُونَ ضَرْبًا فِي الْأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاءَ مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُمْ بِسِيمَاهُمْ لَا يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافًا ۗ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

 

“(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.”

Bahkan dalam kondisi yang mendesak pun mereka tidak mengharuskan diri sendiri untuk meminta di hadapan Allah. Karena mereka merasa cukup atas apa yang Allah berikan untuk mereka. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam :

وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ

“Barangsiapa yang merasa cukup, niscaya Allah cukupkan ia.”

Karena orang-orang dengan karakter ini akan berusaha menjaga kehormatannya di hadapan manusia. Baginya, kekayaan si fulan bukanlah hal yang menggiurkan, harta si allan bukanlah hal yang harus dikejar, tapi nikmat Allah yang ada pada dirinya senantiasa ia syukuri dan merasa tidak butuh akan meminta-minta di hadapan Allah.

Kekayaan yang berasal dari hati ini, tiada duanya. Hartanya boleh habis, mobilnya bisa hancur, rumahnya tak akan lama bertahan, tapi hati yang kokoh selalu tidak peduli dengan hal yang remeh. Jadilah manusia yang hatinya selalu merasa cukup dengan pemberian Allah, niscaya kau adalah manusia terkaya di dunia ini.

 

Digubah dari video : 

https://www.youtube.com/watch?v=qa-dLSHfRGM&list=PLEjtrkaxeeMDHzDaJykWcHu7X1r5ZZ4NM&index=4