"Selama nasyid tersebut mengandung lirik yang baik, menambah semangat dalam berislam, beramal shalih, menambah semangat berjihad, menumbuhkan kebencian kepada orang-orang kafir dan munafik, dan wasiat-wasiat kebaikan, maka nasyid-nasyid seperti ini tidak mengapa untuk diperdengarkan. Walau dilantunkan dengan mendendangkan suara, selama tidak diiringi musik atau yang menyerupai (suara gubahan) atau mengandung lirik yang buruk."

 

(Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin)

 

Sumber : Tanya jawab berjudul “حكم سماع الأناشيد”