DIALAH ALLAH YANG MENYEMBUHKANMU

Karena Dia-lah sang Penyembuh : 

Yang terkadang menyembuhkanmu dengan sebab tertentu..

Namun adakalanya Ia menyembuhkanmu dengan sebab yang tak pernah terpikirkan benak..

Adakalanya juga engkau disembuhkan dengan penyebab yang tak dapat diterima akal..

Pun terkadang kamu disembuhkan oleh-Nya dengan sebab tertentu yang sebenarnya bukan sebab kesembuhan..

Bahkan ada yang Allah sembuhkan tanpa sebab apapun..

Di antara bukti keajaiban penyembuhan Allah  : kisah seorang anak yang tertimpa penyakit TBC dan komplikasi dengan beberapa penyakit lain. Di mana seluruh dokter menyerah untuk usahakan kesembuhannya dan sepakat menvonis mati bocah tersebut. Dokter mengizinkan orang tuanya untuk membawa buah hati mereka menghabiskan akhir hayatnya di pedesaan, agar ia bisa menikmati nikmat nya suasana desa dengan pemandangan dan kearifan yang indah.

Dan suatu ketika, saat si kecil berjalan sambil mengayunkan tangan yang penuh dengan kue kering dalam genggamannya, ia berjumpa dengan seorang pria tua yang dalam menatap kedua pupil mata lesunya seraya melempar nya dengan pertanyaan : “Apakah Engkau ingin sembuh dan kembali kekehidupan normalmu?”.

Si kecil polos menggangguk penuh harap : “Iya”

“Bagaimana bisa kamu hidup sedang kamu memakan makanan mati(kue kering), cobalah konsumsi makanan hidup seperti ; daging, sayuran dan semua makanan yang berasal dari alam liar dan masih segar dari hasil bumi Allah”. Jawaban keluar dari bibir tuanya.

Kalimat singkat pria tua memasung dalam hatinya, menstimulus untuk patuh dalam setiap jengkal katanya dan akhirnya ia coba terapkan dalam kehidupannya. Pemuda kecil dengan semangat hidup baru memulai hidup sehat ala pak tua ; ia hanya memakan makanan yang disebut pak tua sebagai ‘makanan hidup’ ; daging-dagingan, sayur segar, roti yang baru di panggang dengan adonan yang masih segar serta buah-buahan yang baru dipetik dari pohonnya. Efek nyata mulai muncul di kemudian harinya, ia dapati kesehatan tubuhnya mulai membaik. Sang ayah memeriksakan kesehatan buah hatinya ke rumah sakit. Setelah melalui semua tahapan, seluruh dokter ternganga dengan keajaiban yang mereka lihat. Tidak tersisa setitik pun dari seluruh penyakit yang selama ini iya pikul. 

Kisah ini diceritakan oleh anak yang di dalam cerita tersebut yang kemudian hari tumbuh besar menjadi seorang praktisi dan ahli herbal dan pengobatan traditional terkenal di dunia di dalam bukunya “Herbal Membawa Mukjizat”

Benar, dia divonis mati oleh dokter, namun bukankah Allah adalah sang pemilik kehidupan?

Benar, para dokter ingin hidupnya berakhir di pedesaan rindang nan indah, namun bukankah Allah saja yang berhak menentukan di mana akhir kehidupan setiap hamba??!

Benar, para dokter menyerah dan tidak sanggup mengobatinya, tapi disana kita memiliki Allah yang maha kuasa atas segala sesuatu?!.

 

Sumber : Ali Ibn Jabir Alfiifi, Liannaka Allah, (Cet; 18, Dar-Alhadzorah: Riyadh, 1439 H). hlm.70.