Pertanyaan

Sebagian orang mengira bahwa anda -wahai Syaikh- memangkas jenggot, mereka meniru hal tersebut tanpa tahu hal yang sebenarnya, mohon dijelaskan wahai syaikh?

 

Jawaban

Pertama yang harus diperhatikan adalah kita hanya diwajibkan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama, bukan manusia selain beliau -termasuk kami-. Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

"Sungguh dalam diri Rasulullah terdapat tauladan yang mulia"

(Al Ahzab : 21)

Tentu saja kita tidak memungkiri, keberadaan para punggawa ilmu ini -bukan kami- sebagai teladan yang baik bagi umat Islam. Namun apabila perbuatan mereka menyelisihi petunjuk Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama, jangan ikuti mereka. Karena kita tahu bahwa agama ini dibangun di atas dalil.

Sekali lagi saya sampaikan kepada semua yang hadir, bahwa saya tidak pernah sekalipun menyentuh jenggotku (untuk memangkasnya), ia tumbuh sebagaimana yang kalian lihat, begitulah Tuhanku menciptakannya.


 

(Kajian Dr. Sa'id bin Misfir)