(DISARIKAN DARI KAJIAN SYAIKH MUHAMMAD BIN HASSAN)

KERINGAT YANG MENGUCUR DARI RASULULLAH ADALAH SEBAIK-BAIK MINYAK WANGI

Di tengah terik yang mendera, pelataran gurun yang bersepakat dengan matahari, demi tak membiarkan satu pun dari mengucurkan keringatnya. Seorang wanita mulia, bergeming pelan, mendekati sosok yang banyak menjadi perbincangan dalam dekade terakhir. Keringat dari dahinya ditadah dalam sebotol kaca oleh sang wanita. Tidurnya terusik sejenak kemudian mengatakan :

"Apa yang engkau perbuat, Wahai Ummu Sulaim?"

Beliau pun menimpali :

عرقك أطيب طيبنا يا رسول الله

"Wahai utusan Allah, sungguh keringat yang mengucur dari tubuhmu adalah sebaik-baik minyak yang pernah kami hirup aromanya."

Dialah Muhammad sang Utusan Allah.

Kehadirannya di tenda Ummu Ma'bad radhiyallahu 'anha saat beliau Hijrah membawa berkah yang sangat besar terhadap peliharaan Ummu Ma'bad. Abu Bakar yang menyapanya terlebih dahulu demi mendapatkan makanan untuk Rasulullah dijawab oleh Ummu Ma'bad tidaklah kami memiliki kudapan kecuali satu kambing ini dan ia tidak mengeluarkan sama sekali. Rasulullah pun memegang kambing tersebut dan mengusapnya, keluarlah susu dari kambing itu dengan derasnya. Berlalu keheranan akan mukjizat tersebut, sang suami pulang ke rumah dan mendapati harum rumahnya lain dari sebelumnya. Ummu Ma'bad pun mengatakan:

"Kalaulah Mush'ab bin Umar melewati sebuah jalan, niscaya orang-orang akan tahu mengingat baunya yang semerbak. Lantas menurutmu bagaimana jika yang berkunjung adalah sang utusan, yaitu Muhammad shallallahu 'alaihi wasallama?"