(DISARIKAN DARI KAJIAN SYAIKH MUHAMMAD BIN HASSAN)

KASIH SAYANG

Sungguh, kita ini terpantuk rindu untuk terus bercengkrama tentang sosok kekasih kita, Muhammad shallallahu 'alaihi wasallama. Dunia yang kacau, berantakan, dan penuh kelaliman, justru memancing rindu ini terus tumbuh, kita butuh sosok dengan kasih sayang berlebih seperti Muhammad shallallahu 'alaihi wasallama.

Tak ada satupun yang memungkiri, bahkan musuh-musuh beliau, betapa penyayang dan halusnya pekerti beliau. Pengutusannya pun menjadi bukti bahwa dirinya telah dilimpahi kehalusan budi, Allah azza wajalla berfirman :

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ

"Tidaklah Kami mengutusmu wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam." (Al Anbiya' : 107)

Baik, kita bisa menerima kasih sayang kepada orang-orang yang berbudi. Tapi kepada orang-orang yang durhaka? Sungguh, tidaklah ini berasal kecuali dari hati yang sudah dibersihkan. Tapi begitulah gambaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama yang dikatakan oleh Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhuma :

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallama mengasihi mereka yang berbudi dan mereka yang keji."

Orang-orang yang memiliki jiwa penyayang, akan Allah sayangi baik di dunia maupun akhirat. Sementara yang jiwanya penuh dengan kebengisan, bisa saja selamat dari siksa dunia, namun jangan merasa aman dari adzab akhirat.

Manusia terbaik yang pernah ada dan selamanya ini senantiasa menghiasi perangainya dengan kasih sayang. Tak pernah terbetik dirinya berlaku bengis kepada sesama. Bahkan dalam sebuah kesempatan, lisannya yang mulia pun berucap :

"Aku ini diutus untuk menjadi rahmat dan petunjuk bagi manusia."

Bagaimana tidak berbelas kasih, saat diberi ide untuk mendoakan keburukan atas para pengganggunya pun beliau dengan santun menjawab :

"Aku bukanlah orang yang suka melaknat. Aku diutus untuk menjadi rahmat dan petunjuk bagi manusia."

Saat diberikan kesempatan terkabulnya doa-doa sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Beliau justru memintakan untuk umatnya agar diselamatkan di hari pembalasan. Dari mana datang semua ini, selain dari manusia yang hatinya bersih lagi jernih?!?

Disusun & Dipublikasi oleh Tim Ilmiah Elfadis 

 

Tanggal : 23 Rabi'ul Awwal 1441 

 

 

______

.Follow dan support akun kami :

 

? Web | lorongfaradisa.or.id

? Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCodayMWz3OkBrzliF87YoOw.

? Telegram : @lorongfaradisa.

? Instagram : Instagram.com/elfadis__

? Facebook : facebook.com/lorongfaradisa.

___

Share agar lebih bermanfaat